Rabu, 02 November 2016




Hi good people..

Semoga kalian yang membaca blog ini senantiasa diberikan kesehatan ya. Aku belakangan ini lagi proses penyembuhan bapil (batuk pilek) yang sudah berminggu-minggu tidak kunjung sembuh. Kayanya memang baru musim atau memang virus jaman sekarang sudah semakin kuat untuk mendobrak pintu pertahanan kekebalan tubuhku #drama. Jadi maaf banget kalau cuma post sekali seminggu. Tapi alhamdulillah sekarang sudah mulai membaik, hanya saja tenggorokan masih suka gatal dan batuk tak henti-henti. Kegiatan kuliahku jadi terganggu karena masalah ini. Tiap malam aku gangguin teman kos yang lagi pada tidur dengan suara batukku yang kaya simbah-simbah.
Aku ini bukan tipe orang yang kalau lagi sakit langsung periksa ke dokter. Kenapa? Karena aku nggak mau kalau diberi resep obat banyak-banyak apa lagi obatnya kapsul. Jadi aku mencoba untuk mencari solusi sendiri (meskipun ini tidak dibenarkan). 
Yak betul, aku #TEAMOBATSIRUP. Nggak bisa minum obat kapsul, apa lagi yang gede :(

Jadi ceritanya aku sedang mencari obat sirup yang namanya Paracetine. Coba kamu google aja Paracetine itu obat apa .. pasti bentuknya geli :(. Sebelum kamu nge-judge aku duluan, obat itu sebenarnya sudah sering aku minum kalau lagi flu sejak masih SMP. Sampai aku kuliah, kalau sakit flu pasti langsung minum obat ini karena manjur banget untuk aku. Cuman ya begitu bentuknya. Hmm..

Suatu malam, aku dan bapak pergi ke apotek untuk mencari obat ini. Tapi di apotek yang kami tuju obat itu tidak tersedia, lalu mereka menyarankan kami untuk mencari di K24. Sesampainya di K24, aku pura-pura melihat-lihat obat supaya bapakku yang nanya ke penjaga K24 karena aku gengsi (dih, padahal malu). Maka terjadilah dialog berikut ini, 
B = Bapak , M : Mbak Penjaga , H = Himas

B: " Mbak, ada Paracetine nggak?"
M: " Paracetine pak? Obat apa itu?"
B: "Obat flu anak-anak itu lho"
M: "Emm, kayanya kita nggak punya pak" *sambil melihat etalase*
B: "Yang bentuknya ....em, bentuknya apa him?" *beneran lupa*

*Aku masih pura-pura tidak mendengar sampai akhirnya Bapak memanggilku.*

H: "Bentuknya beruang.." *aku berkata lirih*
B: "Warna pink" *bapak berkata dengan mantap*
M: "Untuk usia berapa ya? *dengan tampang sangat curious
H: "Emm...untuk usia berapaa ya paaak" *sambil senyum-senyum malu liatin bapak* *minta ditolong*
B:  "Itu obatnya bisa untuk dewasa mbak"
M: "Ooh, untuk ... *seperti ingin bilang untuk bapakku karena melihat ke arah bapak*
H: "Untuk sayaaa mbak *pasang muka polos penuh kebencian*
M: "Untuk mbaknya?" *agak kaget* *tetapi seperti menahan tawa atau mukanya emang rese* 
H: "Iya mbak sudah cocok dari dulu pas masih kecil" *berusaha ngeles tapi jujur*
M: "Oh ya, coba saya cari di belakang" *menuju ke gudang*

Setelah dialog menegangkan penuh drama itu, ternyata Paracetine yang aku mau tidak tersedia. Akhirnya daripada tidak minum obat sama sekali, aku memutuskan untuk membeli obat sirup lainnya. Aku membeli Intu*nal karena teringat salah satu temanku ada yang menyarankannya. Lalu kami segera pulang ke rumah karena sudah larut malam.

Aku sudah mencoba minum obat sirup yang konon katanya ampuh menyembuhkan bapil, namanya Intu*nal. Tapi sudah 3 hari minum sama sekali nggak ngefek di badanku. Padahal banyak teman-temanku yang cerita mereka langsung 'pingsan' setelah minum Intu*nal alias bikin tidur berjam-jam. Tapi langsung sembuh. Sedangkan aku berasa ngantuk aja enggak apalagi dibikin pingsan.
Singkat cerita aku langsung cari alternatif lain untuk menyembuhkan gatal-gatal di tenggorokan. Aku cari-cari di internet dan akhirnya menemukan solusi. Sekarang aku minum MADU setiap hari untuk mengurangi rasa gatal di tenggorokan dan juga minum AIR PUTIH secara teratur. Alhamdulillah ternyata ngefek meskipun butuh kesabaran. 
Yang tidak kalah penting yaitu aku mulai memperbanyak istirahat dan mengurangi begadang. Terutama kebiasaanku yang suka mengerjakan tugas sampai pagi. Jadi sekarang aku mulai untuk membiasakan hidup sehat. 
Sudah dulu ya, mungkin ini post paling nggak jelas yang pernah aku buat. Tapi semoga bisa membantu jika kalian mengalami hal yang sama sepertiku.
Salam sehat !
Salam Team Obat Sirup!

Love Letters & Lullaby . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates